Sunday, 9 October 2016

Cabang Olahraga Lari Jarak Pendek

Lari Jarak Pendek
Jarak tempuh lari jarak pendek adalah 100m, 200m dan 400m. Hal yang penting dalam lari jarak pendek ini adalah start atau tolakan pada saat start. Jika dalam melakukan start mengalami keterlambatan akan sangat merugikan pelari.
Start merupakan faktor yang penting dalam cabang atletik, pada khususnya nomor lari jarak pendek (sprint).
Pada umumnya start dibagi tiga, yaitu :
1.    Start berdiri (standing start)
2.    Start melayang (flying start)
3.    Start jongkok (crouching start)
Teknik start yang umum digunakan oleh para sprinter adalah start jongkok atau crouching start. Start jongkok ini terbagi dalam tiga bagian di dalam pelaksanaannya yaitu:
a.    Start pendek (bunch start)
b.    Start menengah (medium start)
c.    Start panjang (long start)
Rangkaian gerakan start jongkok pada lari jarak pendek (Sprint)
1)    Gerakan pada aba-aba “bersedia”
Cara melakukan sikap start pada aba-aba “bersedia” adalah sebagai berikut :
a)    pelari mendekati garis start;
b)    jarak antara kedua kaki selebar telapak tangan;
c)    posisikan kaki kanan di belakang garis start, dan kaki kiri dibelakang kaki kanan;
d)    posisi lutut kaki kiri disamping tumit kaki kanan dan jari kaki kanan ditekuk ke bawah;
e)    Posisikan kedua tangan dibelakang garis start dan jemari tangan dirapatkan, ibu jari dibuka ke dalam, jarak antara kedua tangan selebar bahu.

2)    Gerakan pada aba-aba “siap”
Cara melakukan gerakan pada aba-aba “siap” adalah sebagai berikut:
a)    angkat panggul secara perlahan ke atas sampai pantat posisinya lebih tinggi daripada pundak;
b)    posisi lutut kaki kanan membentuk sudut kira-kira 900 dan lutut kaki belakang membentuk sudut kira-kira 1200;
c)    Posisi lengan tetap lurus, leher tidak tegang, berat badan bertumpu pada kedua tangan;
d)    Pandangan mata mengikuti gerakan panggul atau badan.
3)    Gerakan start jongkok pada aba-aba “Ya/peluit/tembakan pistol”
a)    Tolakkan kaki sekuat-kuatnya pada balok start (start block) apabila menggunakannya.
b)    Secepatnya kaki belakang dilangkahkan ke depan disertai dengan ayunan tangan kiri ke depan badan.
c)    Berlari dengan posisi badan meluncur lurus ke depan, langkah lari makin diperlebar, pandangan ke lintasan dan garis finish.
d)    Berlari sekuat-kuatnya sampai garis finish

No comments:

Post a Comment