Saturday, 8 October 2016
Lapangan, Perlengkapan, dan pemain Olah raga Soft Ball
a. Lapangan
1) Bentuk lapangan segi empat.
2) Panjang sisi-sisinya 16,7 m.
3) Jarak pitcher ke home base 13,07 m.
4) Ukuran pitcher plate 60 x 15 cm
b. Perlengkapan
1) Sarung tangan penjaga terbuat dari kulit seberat 283,33 gram.
2) Body protector
3) Pelindung muka
4) Kostum
5) Bola dan Stick
- Bola warna putih dengan berat 190 gram.
- Diameter bola 30 cm.
- Stick terbuat dari kayu dengan panjang 40 cm.
c. Pemain
Kriteria pemian baseball, yaitu sebagai berikut:
1) Beregu beranggotakan 9 pemain
Sejarah Softball
Softball diciptakan oleh George Hancock tahun 1887 di Chicago, Amerika Serikat. Di Indonesia Softball berkembang dengan baik. Pada tahun 1967 diadakan kejuaraan nasional softball pertama di Jakarta., kemudian pada PON VII tahun 1969 di Surabaya. Organisasi Softball di Indonesia adalah PERBASASI (Perserikatan Basebal dan Softball Seluruh Indonesia).
Softball disukai anak-anak sekolah dan mahasiswa karena biasanya mereka berseragam sekolah dan memakai istilah-istilah asing dalam permainannya. Softbal dilakukan secara beregu yang dapat dimainkan oleh pria atau wanita.
Teknik Dasar Permainan Bola Basket
a. Memegang Bola
Cara melakukannya sebagai berikut:
1) pegang bola dengan kedua jari tangan terbuka;
2) telapak tangan seluruhnya mengenai bola.
b. Mengoper bola
Mengoper bola dalam permainan bola basket terdiri dari tiga cara, yaitu sebagai berikut.
1) Chest Pass
Chest Pass yaitu operan bola dengan dua tangan dari dada yang berguna untuk jarak pendek yang menghasilkan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan terhadap teman yang dioper.
Cara melakukannya yaitu sebagai berikut:
a) pegang bola dengan teknik yang benar;
b) bengkokkan sikut sampai bola di depan dada;
c) posisikan kaki seperti kuda-kuda, lutut ditekuk sedikit condongkan badan ke depan;
d) dorong bola ke depan sampai lengan lurus.
2) Baseball pass
Baseball pass yaitu operan bola dengan melempar dengan satu tangan. Kegunaan baseball pass ini untuk operan jarak sedang atau jarak jauh.
Cara melakukannya yaitu sebagai berikut:
a) pegang bola dengan satu tangan sampai posisinya di belakang kepala;
b) posisikan kaki yang berlawanan dengan tangan yang memegang bola ke depan;
c) condongkan badan ke depan;
d) lemparkan bola dengan lecutan pergelangan tangan;
c. Dribble
Tujuan dari men-dribble bola adalah untuk membawa bola dalam usaha untuk menerobos pertahanan lawan.
Cara melakukannya yaitu sebagai berikut:
1) pegang bola;
2) posisikan salah satu kaki ke depan berlawanan dengan tangan yang memegang bola;
3) condongkan badan, lutut ditekuk;
4) pantulkan bola, jangan dipukul tetapi ikuti pergerakan bola. Pada saat bola memantul ke atas ikuti ke atas kemudian dorong kembali ke bawah supaya bola memantul;
5) coba lakukan dribble bola dengan berjalan ke depan atau mundur.
d. Lay up
Lay up adalah teknik menembak bola dalam jarak dekat dengan basket yang didahului dengan gerakan dua langkah.
Cara melakukannya yaitu sebagai berikut:
1) lakukan latihan bersama teman;
2) awalan sedikit jauh agar didapatkan tolakan lompatan yang tinggi;
3) bersamaan dengan penerima bola melompat/melayang bola harus sudah dioper/di umpan. Jadi waktunya harus tepat antara datang-nya bola dengan posisi penerima bola yang dalam keadaan melayang;
4) tangkap bola, lepaskan dengan kekuatan yang kecil.
d. Shooting
Shooting dalam permainan bola basket terbagi kedalam dua jenis, yaitu:
1) Shooting dengan satu tangan
Cara melakukannya :
a) lakukan awalan, loncat tegak lurus ke atas;
b) lepaskan bola ketika pada puncak loncatan.
2) Shooting dengan dua tangan.
Cara melakukannya yaitu sebagai berikut:
a) posisikan kaki sejajar atau salah satunya di depan;
b) pegang bola dengan kedua tangan didepan atas kepala;
c) sikut lengan kanan bengkokan ± 900;
d) condongkan badan sedikit menghadap kearah ring basket;
e) tembakkan bola dengan bantuan pergerakan tangan sampai lengan lurus ke depan.
Alat dan Peraturan Olahraga Bola Basket
Alat dan fasilitas yang dipergunakan dalam permaian bola basket adalah sebagai berikut.
a. Lapangan
1) Bentuk lapangan empat persegi panjang.
2) Panjang 26 m, lebar14 m diukur dari sebelah dalam garis batas.
b. Basket dan Papan Pantul
1) Simpai terbuat dari besi dengan diameter 20 cm dan panjang jala 40 cm.
2) Garis tengah simpai 45 cm, dengan tinggi 3.05 dari lantai.
3) Papan pantul terbuat dari kayu dengan tebal 3cm atau bahan lain yang cocok.
4) Panjang papan pantul 1.80 m, lebar 1.20 m.
5) Pada papan pantul terdapat persegi panjang dengan panjang 59 cm (vertikal).
c. Pemimpin Pertandingan
1) Pertandingan dipimpin dua orang wasit yaitu wasit I (referee) dan wasit II (umpire). Klasifikasi wasit PERBASI terdiri dari wasit anggota (C), wasit daerah (B2), wasit wilayah (B1), wasit Nasional (A), dan wasit Internasional. Perlengkapan wasit adalah peluit, kostum wasit: (celana panjang abu–abu, kaos/kemeja abu–abu, sepatu basket/tenis)
2) Wasit ditentukan oleh PERBASI yang dibantu oleh komisi wasit.
d. Waktu Pertandingan
Permainan bola basket terdiri dari dua babak, setiap babak berlangsung selama 20 menit, waktu istirahat 10 menit. Bila terjadi angka yang sama, maka dilakukan perpanjangan waktu tambahan selama 5 menit.
e. Permulaan Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan jump ball di garis batas tengah lingkaran dan bola lompat akan diberikan oleh wasit di antara kedua pemain dari masing-masing tim.
f. Gol dan Nilainya
Bila gol terjadi di daerah serang nilainya 2, daerah 3 nilainya 3, dan bila gol terjadi dari tembakan bebas nilainya 1.
g. Bola tertahan (held ball)
Bola dinyatakan tertahan apabila dua orang pemain dari regu yang berhadapan menguasai bola bersama-sama dengan satu tangan atau dua tangan. Permainan akan dimulai dengan bola lompat.
h. Peraturan 3 detik
Seorang pemain dari satu regu tidak boleh berdiri di dalam daerah bersyarat lawan lebih dari 3 detik.
i. Peraturan 5 detik
Apabila seorang pemain sedang memegang bola yang dijaga ketat oleh lawan yang tidak mengoper, menembak, menggelindingkan dan memantulkan bola selama 5 detik, maka pemain tersebut dikenakan pelanggaran.
j. Peraturan 10 detik
Suatu regu tidak diperbolehkan memainkan bola lebih dari 10 detik didaerah belakang permainan sendiri.
k. Peraturan 30 detik
Apabila suatu regu menguasai bola dalam permainan, maka dalam waktu 30 detik harus melakukan tembakan untuk mencetak gol.
l. Bola
1) Terbuat dari karet yang dilapisi kulit atau bahan sintetis lain.
2) Diameter 75 cm - 78 cm.
3) Berat 600 gr - 650 gr.
4) Jika dipantulkan dari ketinggian 1.80 m, bola harus memantul ± 1.20 m - 1.40 m.
m. Alat lainnya
1) Daftar perolehan skor (score sheet).
2) Papan skor (score board).
3) Stop watch dan jam pertandingan.
Sejarah Permainan Bola Basket
Permainan bola basket diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Permainan baru tersebut dinamakan dengan Basketball, karena permainan ini menarik, mudah dimainkan, masyarakat menyambutnya dengan baik.
Pada Olimpiade Prancis tahun 1924, permainan bola basket untuk pertama kalinya di demonstrasikan, dan pada tanggal 21 juni 1932 digelar konferensi bola basket atas prakarsa Dr. Elmer Beny seorang direktur sekolah olah raga di Geneva, Swiss. Dalam konferensi tersebut, terbentuk FIBA (Federation Internationale de Baskeball Amateur). Dalam olimpiade Jerman (1936), permainan bola basket dipertandingkan untuk pertama kalinya yang diikuti oleh 21 negara.
Permainan bola basket adalah permainan beregu yang terdiri dari lima orang pemain setiap regunya yang dapat dimainkan oleh putra atau putri. Tujuan dari bola basket ini adalah mendapatkan nilai sebanyak - banyaknya dan menahan serangan lawan.
Indonesia mengenal permainan ini dari perantau Cina setelah era perang dunia II. Pada PON I Surakarta, permainan bola basket dimasukkan dalam acara pertandingan. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) didirikan pada tanggal 23 oktober 1951, kemudian PERBASI diterima menjadi anggota FIBA pada tahun 1953. pada tahun 1955 perpanjangan singkatan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia.
Pola Permainan Bola Voli
a. Pola Penyerangan
Menyerang dalam permainan Bola Voli merupakan usaha untuk mematikan bola di lapangan lawan dengan jalan apapun yang diperbolehkan peraturan permainan.
Jenis pemain yang sesuai dengan tugas dan fungsinya terbagi menjadi tiga yaitu: Smasher (Sm) sebagai penyerang utama, Set-Uper (Su) sebagai pengumpan smasher, dan Universal (U) berfungsi serbaguna.
Pola-pola penyerangan dalam permainan bola voli yaitu:
a) sistem 4 Sm - 2 Su (4 Smasher - 2 Set-uper)
b) sistem 4 Sm - 1 Su - 1 U (4 Smasher - 1 Set-uper - 1 Universal)
c) sistem 5 Sm - 1 Su (5 Smasher - 1 Set-uper)
b. Pola pertahanan
Pertahanan adalah basis utama untuk melakukan serangan terhadap regu lawan. Terdapat beberapa taktik yang dapat dilakukan dalam pola pertahanan, antara lain:
1) Pertahanan terhadap servis
2) Pertahanan bola dari pantulan block lawan
Beberapa teknik lain untuk memetik angka antara lain:
a. smash bola pada tempat pemain yang lemah dalam bertahan;
b. arahkan smash pada tempat kosong;
c. arahkan bola di antara 2 pemain bertahan;
d. arahkan bola pada pemain lawan yang bergerak maju mundur atau ke samping;
e. smash tipuan, dan sebagainya.
Teknik Dasar Bermain Bola Voli
Untuk dapat bermain bola voli dengan benar, maka terlebih dahulu harus dikuasai berbagai teknik dasar bola voli. Teknik-teknik ini merupakan teknik yang menjadi acuan dalam bermain bola voli. Teknik-teknik dasar tersebut yaitu sebagai berikut.
a. Teknik Mengoper Bola (Passing Ball)
Teknik mengoper bola dalam bola voli, dibagi menjadi dua teknik, yaitu:
1) Passing bawah
Cara melakukannya sebagai berikut:
a) berdiri dengan kedu kaki dibuka, dan salah satu kaki ditempatkan di depan;
b) berat badan agak condong ke depan, kedua lutut ditekuk;
c) kedua tangan diluruskan ke depan dan punggung telapak tangan kiri di tempatkan di atas punggung telapak tangan kanan. Kemudian di kepalkan sehingga ibu jari tangan berdempetan.
2) Passing atas
Cara melakukannya sebagai berikut:
a) berpasangan dengan teman;
b) lambungkan bola oleh pelempar melewati net;
c) penerima bola mengejar bola dari pelempar agar posisinya tepat;
d) pada saat akan melakukan passing, sikap lutut sedikit ditekuk, badan condong ke depan, kedua tangan di depan dekat dada;
e) pada saat bola datang, posisikan diri dibawah bola, angkat tangan keatas depan;
f) seluruh jari tangan membentuk setengah bulatan;
g) sentuh bola, jari-jari sedikit ditegangkan, di kuti dengan pergerakan pergelangan tangan, angkat keatas dengan cepat,
b. Teknik Servis
Teknik servis dalam bola voli dibagi menjadi empat teknik, yaitu:
1) Servis Bawah
Cara melakukannya sebagai berikut:
a) berdiri di belakang garis;
b) bola dipegang dengan tangan kiri;
c) mengayunkan tangan kanan ke bawah belakang;
d) ayunkan tangan kearah jatuhnya bola (kira – kira jatuh setinggi pinggang);
e) pantulkan bola dengan telapak tangan yang ditegangkan.
2) Servis Atas
Cara melakukannya sebagai berikut:
a) berdiri dibelakang garis;
b) lambungkan bola dengan tangan kiri sampai diatas kepala jangan terlalu tinggi;
c) ayunkan tangan kanan dibelakangkepala samping belakang telinga, siku ditekuk;
d) ayun dan lecut bola dengan telapak tangan.
3) Servis Loncat (Jumping Servis)
Cara melakukannya sebagai berikut:
a) berdiri di belakang garis belakang;
b) lambungkan bola dengan tangan kiri sampai ketinggian bola mencapai 3 meter;
c) pada saat melakukan tolakan tubuh ke atas, posisi tangan ditarik ke belakang;
d) lengan diayun dan lecut bola dengan telapak tangan pada waktu bola masih berada di udara;
e) pukul bola dengan sekuat tenaga.
c. Teknik Smash dan Block
1) Teknik Smash
Cara melakukannya, yaitu sebagai berikut:
a) lakukan awalan dengan melangkah atau tanpa awalan;
b) lambungkan bola dengan kedua belah tangan;
c) ayunkan tangan ke atas;
d) ayunkan tangan menyambut ke arah datangnya bola;
e) pukul bola dengan telapak tangan, sampai lengan lurus.
2) Teknik Block
Cara melakukannya, yaitu sebagai berikut:
a) dapat dilakukan oleh satu, dua atau tiga orang pemain tergantung seranagn lawan;
b) loncat di depan net dengan posisi tangan mengarah ke atas menahan datangnya bola hasil serangan/ smash pihak lawan.
Subscribe to:
Posts (Atom)